Header Ads Widget

Ticker

6/recent/ticker-posts

CENDERAWASIH DI GELAPNYA MALAM

CENDERAWASIH DI GELAPNYA MALAM 

Burung indah itu, Cenderawasih, namanya.
Bukan kebetulan, dia memeluk tanah itu.
Suarahnya asing tak di kenal, seperti raungan anjing kelaparan.
Hari ini, sayap pun patah, embusan angin yang lembab, jadi cemohan bibir-bibir yang tak bertuan. Satu lagi kesempatan ini, dia kan terbang ke alam lepas tanpa panggal kaki
Bunyi senapan itu. Melodi jiwa ku, masih dalam kandungan tempat ku mendengkur, ku takut jatu__lagi. Cenderawasih bukan warna alam tak bermakna. Ada warna hijau coklat, coklat, hijau merah, abu-abu, hitam. Tak bersayap
Ada ratapan dari rahim-rahim. Ku kenal, bukan warna alam, tangis berlumur darah yang pergi. Kita begitu berbeda, bersatu dalam cinta !

Aku adalah: cenderawasih di gelap malam, aku mencintai mu.
Mereka mem-perlakukan mu lebih rendah dari binatang.
Bunyi ku beda, seperti raungan anjing lapar. Ku mengerti air mata mu.
Tak pantas kita begini terus papua ku, berdoa di tepih-tepih kesedian. Bersajak tentang segala harapan. Tidak ! kita terlalu romantik menatap kesedihan. Kita selalu memandang langit memohon harapan kosong.

Ayolahhh.....kita tinggalkan kesunyian
Kita gelorakan hegemoni ini dengan melangka ke atas kertas-kertas yang kosong.
Kita susun lagi barisan-barisan rakyat yang lama di hinakan.
Kita genggam harapan patriot-patriot kita yang telah pergi tanpa galian tanah.
Aku ini cenderawasih. Ini surga bukan ? jangan aku di usir dari surga lagi. Tuhan-ku !
Haripun menjadi malam. Kulihat semuanya menjadi muram. Wajah-wajah yang tak ku kenal berbicara dalam bahasa yang tidak ku pahami. Seperti pagi itu....
Ada orang yang menghabiskan waktu berjudi di Las Vegas
Ada orang yang mendengkur di senayan
Tapi aku ingin menghabiskan waktuku disisimu sayangku. Bicara tentang anjing-anjing kita yang bengis, tak beradab dan lucu.
Ada serdadu amerika yang mati di timur tengah
Ada bayi-bayi yang lapar dan mati di papua,
Tapi aku ingin mati di sisimu_ manis ku.
Aku- cenderawasih-yang gelap-karena di gelapkan
Aku- cenderawasih-yang diam-karena di diamkan



Posting Komentar

0 Komentar