Header Ads Widget

Ticker

6/recent/ticker-posts

POLEMIK VIRUS CORONA KPU MENUNDA PILKADA SERENTAK 2020

Ketua KPU Arief Budiman
Jakarta,kabarsorsel.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyiapkan segala macam opsi untuk pelaksanaan Pilkada Serentak 2020. Termasuk kemungkinan ditunda hingga tahun depan pada September 2021.

Ketua KPU Arief Budiman pun menjelaskan rumusan penundaan Pilkada Serentak 2020.

"Awalnya, hanya penundaan proses hingga tiga bulan atau hingga penetapan status bencana nasional sampai Mei 2020," ujar Arief saat teleconference, Minggu (29/3/2020).

Namun, kata dia, KPU harus menghadapi tahapan pendaftaran bakal calon, sehingga, dihitung proses pemilihan ditunda hingga Desember 2020. Tetapi, penundaan penghitungan suara pada Desember juga dinilai berat.

"Tetapi melihat situasi dan perkembangan yang terjadi sampai dengan saat ini, rasa-rasanya memundurkan sampai dengan Desember itu terlalu berat. Terlalu riskan, dan kita akan mengeluarkan energi terlalu besar. Karena kalau tidak terkejar, mundur tiga bulan, maka kita harus merevisi lagi, lalu memundurkan lagi," papar Arief.

Oleh karena itu, lanjut dia, KPU menyiapkan skenario Pilkada Serentak 2020 ditunda sampai tahun depan.

Arief mengatakan, awalnya merancang Pilkada ditunda sampai Juni 2021, namun karena dianggap tidak cukup waktu luang untuk penundaan, maka muncul opsi pemungutan suara dilakukan pada September 2021.

"Maka opsi yang paling panjang adalah ditunda selama satu tahun. Jadi akan dilakukan September 2021," ucapnya.

Sumber Berita:

Posting Komentar

0 Komentar