Header Ads Widget

Ticker

6/recent/ticker-posts

8 Tersangka Penganiayaan Anak 14 Tahun di Faceebook, Terancam 5 Tahun Penjara

Jayapura, kabarsorsel.com, – Polisi akhirnya menetapkan 8 dari 10 orang terduga pelaku penganiayaan anak 14 Tahun yang viral di Facebook sebagai Tersangka (TSK).

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Achmad Mustofa Kamal mengatakan, penetapan status tersangka kepada delapan pemudi tersebut setelah pihaknya melakukan pemeriksaan dan penyidikan.

“Jadi Setelah dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Dit Reskrimum Polda Papua dari 10 orang yang diamankan tersebut 8 orang ditetapkan sebagai tersangka, sedangkan 2 orang lainnya dilakukan wajib lapor, “Ungkap Kombes Kamal kepada Redaksi Topik, Jumat (03/04/20).

Adapun identitas Tersangka adalah, JMR (17 tahun), LD (18 tahun), IM (20 tahun), SP (18 tahun), VD (19 tahun), SM (17 tahun), IN (16 tahun) dan ME (17 tahun), sedangkan dua orang lainnya yang wajid lapor adalah VM (21 tahun)dan MIA (18 tahun).

Menurut Kombes Kamal, para tersangka berdasarkan bukti yang cukup telah melakukan tindak pidana kekerasan terhadap anak dibawah umur sebagaimana dimaksud dalam rumusan Pasal 76 C Jo Pasal 80 Ayat (1) dan Ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak Jo Pasal 55 KUHPidana.

“Ancaman hukuman minimal 3 tahun 6 bulan dan maksimal 5 tahun atau denda paling rendah Rp 72 juta dan paling tinggi Rp 100 juta, “Beber Kamal. Saat ini 8 orang tersangka tersebut telah diamankan di rutan Mapolda Papua untuk proses hukum lebih lanjut, sementara Korban penganiayan masih dirawat di RS Bhayangkara Jayapura.

Sebelumnya, sempat beredar video penganiayaan terhadap seorang anak di media sosial (Facebook), yang kemudian di ketahui masih berusia 14 tahun, dalam video berdurasi dua menit tersebut nampak penganiayaan di lakukan oleh beberapa pemudi.

Lokasi kejadian di jalur antara GOR Trikora dan tembok FKM Uncen Bawah. Tampak seorang anak berbaju putih bercelana pendek dipukul secara bergantian oleh sekelompok pemudi.

Mendapat laporan, polisi lalu melamukan penyidikan dan pada hari Rabu tanggal 1 April 2020 pukul 11.30 Wit bertempat di Kompleks Perumnas 1 Youtefa Graha Distrik Heram Perumnas 1 Kota Jayapura, personil gabungan Direktorat Reskrimum Polda Papua bersama Tim Charli dan Tim Delta Polresta Jayapura Kota berhasil mengamankan 10 orang.

“Pelaku melakukan pemukulan terhadap korban pada hari Selasa tangal 31 Maret 2020 sekitar pukul 24.00 Wit, karena merasa tersinggung dengan ucapan makian yang dilontarkan korban kepada para pelaku di media sosial, “kata Kombes Kamal menjelaskan penyebab terjadinya penganiayaan. (Redaksi Topik)

Posting Komentar

0 Komentar