Header Ads Widget

Ticker

6/recent/ticker-posts

Harga Pinang di Teminabuan Sorsel Papua Barat Naik Rp.20.000 Pertumpuk Akibat Covid-19


Teminabuan, Kabarsorsel.com-Seperti kita ketahui bersama, sesuai dengan himbauan pemerintah akibat Covid-19 masyarakat diminta tetap "Stay Home" (tetap di rumah), hal ini membuat masyarakat dengan rasa was-was dan takut mereka susah untuk menjalankan aktivitas jual beli di pasar umum.

Akibat dari keputusan ini membuat harga Pinang yang harga awalnya Rp.10.000 pertumpuk naik menjadi Rp.20.000 pertumpuk. Setelah dikonfirmasi media ini dengan salah satu penjual pinang ibu EB ia membenarkan hal tersebut dan iapun menjelaskan bahwa bagamana tidak naik harga Pinang kalau siri saja harus didatangkan dari Sorong dengan harga perkilonya Rp.360.000 belum lagi ditambah ongkos taxi sorong-temi, kita jual dengan harga itu supaya ada untung juga untuk kami, jelasnya.

Jika terus menerus keadaan ini tidak segrah membaik maka takutnya harga barang lainnya akan ikutan naik. Masyarakat kecil hanya berharap bantuan yang diberikan pemerintah yang selalu mereka nonton di TV bahwa akan ada bantuan pemerintah itu terealisasi dengan baik sampai ke tangan mereka yang berhak menerima bukan disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu.

Motor, mobil mereka yang masih dalam tahap angsuran Diler harus dibayar lalu dimana janji pemerintah yang katanya mau dibantu bayar oleh pemerintah. Apakah bantuan itu hanya untuk orang-orang tertentu saja..??.

Inilah keluhan mereka rakyat kecil yang harus didengar pemerintah.

Editor : Jefri duwith

Posting Komentar

0 Komentar