Header Ads Widget

Ticker

6/recent/ticker-posts

Kisah Cinta Gadis Perawan Dari Wermit Kandas Di Pelukan Pria Ber-Anak 1 Dari Sevai

Di suatu Kota hidup seorang gadis perawan cantik yang berusaha menemukan jodohnya namun begitu lama ia berkelana menunggu siapa sebenarnya pria yang Tuhan kirim untuk dampingi dirinya sehidup semati.

Dalam impian gadis itu ia harapkan seorang pangeran yang datang mengambilnya sebagai kekasih adalah pria ganteng polos tanpa cacat seperti dirinya. Haripun terus berganti saat ia menanti datangnya pangeran yang diidamkannya itu.

Ketika saatnya tiba, sore itu tepatnya dipasar Kajase Teminabuan datanglah seorang pria gagah perkasa asal sevai menghampiri si gadis itu lalu berkata dengan sapaan candanya "Sore ade" iapun dengan tersipu malu menjawab sapaan itu "Ia sore juga kaka" si priapun dengan berani lalu bertanya "Ade tinggal dimana" si gadis lanjut menjawab "Saya tinggal di Wermit kaka" pria itu lanjut dengan canda godaannya "Ade ko cantik skali, kaka boleh kenalan ka.." si gadispun dengan malu menjawab "adu kaka nanti dulu eee sa pikir-pikir dulu" merekapun saling memberi nomor HP.

Waktu terus berjalan komunikasi mrekapun lancar berjalan via telphon, sms, inbox, status-status di Facebookpun mreka lakukan saling sengaja ungkapkan rasa cinta satu sama lain.

Lama kelamaan si gadis perawan cantik itu menerima cinta pria tersebut dan mrekapun berkencan 6 bulan lamanya  kemudian merekapun putuskan untuk satu dalam ikatan keluarga sehidup semati.

Si pria Ber-Anak 1 ini bersama orang tuanya putuskan untuk meminang gadis cantik mungil itu lalu merekapun bergegas menikah. Setelah mereka berdua satu dalam keluarga barulah gadis itu tahu kalau pria yang sudah menjadi suaminya itu sudah mempunyai 1 orang anak pria dari istri pertamanya. Menyesalpun tak ada gunanya, sesekali mreka berdebat dan bertengkar pertanyakan anak tersebut namun suaminya dengan sabar dan tenang ikhlas berikan keterangan hingga istrinya pun mengerti dan maklumi.
Istrinyapun menerima anak tersebut sebagai anak kandungnya karena selama 2 tahun mreka menikah tidak dikaruniai seorang anak. Ketika istrinya terima anak tersebut lalu satu tahun kemudian Tuhan karuniai seorang anak perempuan dari kandungan istrinya.

merekapun bersama dengan kedua anaknya itu hidup dalam damai sejahtera hingga hari ini.

Editor : Jefri Duwith

Posting Komentar

0 Komentar