Header Ads Widget

Ticker

6/recent/ticker-posts

Desa Bentuk Relawan Desa Penanganan Covid-19 dan Cara Penanganannya




Kabarsorsel.com -  Dalam rangka mengantisipasi dan menangani dampak penularan COVID-19, Kepala Desa membentuk relawan desa lawan Covid 19 berdasarkan pertimbangan dan rekomendasi Ketua Pelaksana relawan desa Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten.

Pendanaan yang diperlukan untuk keperluan tugas percepatan penanganan COVID-19 Desa dibebankan pada APBDesa.

Relawan desa lawan Covid 19  memiliki tugas utama dalam pencegahan penyebaran/penularan dan penanganan COVID-19 sesuai kewenangan Desa, yaitu:

1. Pencegahan penyebaran/penularan COVID-19, dapat dilakukan dengan:

a. Sosialisasi jaga jarak atau penerapan physical maupun social distancing, penggunaan masker, selalu mencuci tangan dan/atau menggunakan handsanitizer,

b. Sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS),

c. Sterilisasi fasilitas Umum dan fasilitas sosial di Desa, a.l. kantor desa, posyandu, PAUD, polindes, sekolah, jembatan, taman, lapangan, sarana ibadah, dan area publik lainnya,

d. Membuat bilik disinfektan untuk keluar/masuk desa/dusun/perumahan,

e. Mengedukasi masyarakat, salah satunya dengan pemasangan spanduk yang berisi informasi krusial mengenai COVID-19,

f. Memperketat pengawasan mobilitas warga yang masuk keluar desanya dengan melakukan pendataan kondisi warga desa dan penduduk sementara/pemudik,

g. Penyiapan ruang isolasi/karantina mandiri untuk pendatang,

h. mendata penduduk yang rentan sakit,

i. Mengidentifikasi fasilitas-fasilitas desa untuk dijadikan ruang isolasi,

j. Penyediaan peralatan cuci tangan (wastafel) di beberapa lokasi di Desa beserta sabun cuci.

k. Penyediaan antiseptik (hand sanitizer)/ disinfektan,

l. Penyediaan alat pelindung diri, masker dan lainnya,

m. Penyediaan obat-obatan desa,

n. Dan kegiatan pencegahan lainnya.

o. Melakukan pendataan kunjungan rumah ke rumah warga desa  Untuk Calon Penerima BLT Dana Desa

2. Penanganan terhadap warga Desa bergejala COVID-19, dapat dilakukan dengan:

a. Menyediakan transportasi menuju rumah sakit rujukan, dan menghubungi tenaga medis,

b. Menyediakan logistik kepada warga Desa yang melakukan isolasi mandiri, seperti sembako, dan kebutuhan lainnya,

c. dan kegiatan penanganan lainnya.

3. Melakukan koordinasi melalui komunikasi yang intensif dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten/Kota.

4. Menjamin ketahanan pangan Desa dengan menata sirkulasi produk pangan Desa, misalnya tidak menjual semua bahan baku atau produk pangan keluar desa, namun sebagian dimanfaatkan untuk cadangan pangan Desa. hal ini dimaksudkan untuk mengoptimalkan ketersediaan Lumbung Pangan Desa.

Keterlibatan banyak pihak dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Desa bertujuan agar pencegahan dan penanganan COVID-19 berjalan cepat, tepat, dan menyeluruh.

Sebagai contoh pembuatan disinfektan, ketua RT dan RW harus berkoordinasi dengan Polindes atau tenaga kesehatan yang ada di Desa untuk menentukan disinfektan yang aman. Potensi lokal desa itu harus kolaborasi dengan baik karena titik akhir penanganan adalah warga adalah di level RT atau RW yang merupakan ujung tombak agar penyebaran COVID-19 tidak meluas.

Susunan Organisasi Relawan Desa Percepatan Penanganan Covid-19 Di Desa

Relawan desa Percepatan Penanganan COVID-19 Desa, terdiri dari Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Kemasyarakatan Desa dan/atau Lembaga Adat  Desa yang ditetapkan dengan Surat Keputusan Kepala Desa.

Dalam melaksanakan perannya, Gugus  Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Desa bermitra dengan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas), Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan mitra Desa lainnya (misalnya, pendamping Desa) dengan susunan pengorganisasiannya, adalah sebagai berikut:

Ketua : Kepala Desa

Wakil Ketua : Ketua BPD

Anggota :

1. Perangkat Desa

2. Anggota BPD

3. PLD

4. Pendamping PKH

4. Ketua RT/RW

5. PKK

6. Karang Taruna

7. Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat

8. Lembaga Adat Desa (Tokoh Adat)

9. Bidan Desa

Relawan Desa Lawan COVID-19 wajib  berkoordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten.
Sumber berita : Sahabat Desa Nusantara


  • Pewarta : JD