Header Ads Widget

Ticker

6/recent/ticker-posts

Pilkada Sorsel : Pertemuan Relawan Pasangan Drs. Martinus Salamuk & Lukman Wugaje, SH (MALU) Didistrik Seremuk

pertemuan relawan MALU
 didistrik seremuk kab. Sorong selatan
(foto : Jefri duwith)

Seremuk, Kabarsorsel.com - Menjelang pesta demokrasi pilkada serentak diseluruh Indonesia yang direncanakan tanggal 9 Desember 2020 maka segala persiapan relawan pendukung bakal calon bupati-wakil bupati terus melakukan konsolidasi - konsolidasi politik bersama masyarakat.

Khusus di Kabupaten Sorong Selatan Provinsi Papua barat beberapa bakal calon pasangan bupati-wakil bupati yang hendak berpartisipasi pada pesta demokrasi kali ini juga tengah mempersiapkan strategi-strategi politik dalam memenangkan pasangan mereka.

Tidak ketinggalan juga relawan pasangan Drs. Martinus Salamuk dan Lukman Wugaje, SH (MALU), mereka juga turut melakukan konsolidasi-konsolidasi politik ke distrik-distrik dan kampung-kampung di Kabupaten Sorong Selatan. Kali ini tanggal 23 Mei 2020 relawan MALU melakukan konsolidasi politik di distrik Seremuk tepatnya di kampung Haha yang merupakan basis/kantong suara bapak Drs. Martinus Salamuk.

Pertemuan tersebut diagendakan khusus pendukung pasangan MALU didistrik seremuk dalam rangka mengkanter isu-isu yang beredar bahwa  pasangan MALU tidak maju pada pesta demokrasi kali ini karena tidak mengantongi rekomendasi partai politik serta isu-isu lainnya yang dimainkan kelompok lawan.

Hadir juga pada pertemuan tersebut kader partai Hanura Kabupaten Sorong Selatan Yohanes W. Athabu, ia mengkater isu-isu miring yang lagi beredar dimasyarakat bahwa "Drs. Martinus Salamuk adalah ketua DPC Partai Hanura, salamuk yang ciptakan 1 fraksi di parlemen sesna teminabuan. DPP partai hanura sudah melakukan pleno dan hanya satu nama yang ditetapkan jadi rekomendasi partai hanura sudah pasti jatuh ke pasangan MALU karena pasangan MALU yang lebih dulu menerima surat tugas tertanggal 16 Januari 2020 hanya saja status tanggap darurat Covid-19 yang berakibat pada PSBB dijakarta yang belum dicabut sehingga aktivitas DPP sementara dihentikan. ketika aktivitas sudah kembali jalan normal maka rekomendasi partai hanura DPP akan serahkan kepada pasangan MALU, jadi siapapun yang bicara jangan percaya".
kader partai Hanura Sorsel
Yohanes W. Athabu mengkanter isu
(foto : Jefri duwith)

Turut hadir juga pada pertemuan tersebut bapak Zakarias Kambu yang adalah Wakil Ketua I DPD Partai Golkar Kabupaten Sorong Selatan ia menjelaskan bahwa "sampai detik ini belum ada satupun bakal calon kandidat di Sorong Selatan yang telah kantongi rekomendasi partai, semua aktivitas di DPP masih terganggu dengan situasi Covid-19 yang sedang mengancam negara ini jadi kalau ada yang katakan sudah kantongi rekomendasi partai itu tidak benar. zakarias juga menambahkan khusus untuk partai golkar sendiri masih menunggu Musda III Partai Golkar Provinsi Papua barat yang belum dilakukan sampai saat ini".

Kurang lebih 112 orang pendukung pasangan MALU yang hadir dari 8 Kampung sedistrik seremuk dan perwakilan dari masing-masing distrik sesawiat raya (sawiat, fkour, salkma dan saifi) turut ambil bagian pada pertemuan tersebut. masing-masing perwakilan menyatakan dukungannya kepada pasangan MALU. Mereka mengatakan bahwa Drs. Martinus Salamuk sudah banyak berbuat mulai dari ia menjabat sebagai kepala bapeda, kepala BKD hingga kini menjabat sebagai wakil bupati jadi kalau ada yang menyangkal dia berdosa dengan apa yang ia katakan.

Tidak ketinggalan juga perwakilan suku maybrat yang berada di tiga distrik (wayer, moswaren dan kais darat), perwakilan suku maybrat bapak Oto Antoh mengatakan bahwa "kami punya tempat, kampung, masyarakat, keluarga jelas untuk mengarahkan masyarakat untuk memenangkan pasangan MALU pada pilkada kali ini, kami hanya menunggu kekompakan tuan rumah  saja. ditambahkannya kami yang biasa disebut maybrat sisa hanya menunggu tuan rumah bergerak lalu kita saling tunjukan kekuatan dilapangan".
makan bersama usai pertemuan
(foto : Jefri duwith)

Disela-sela pertemuan itu juga telah dibentuk tim relawan MALU guna membangun konsolidasi ke masyarakat sebagai akar rumput ditiap distrik sampai ke kampung-kampung. Pertemuan yang berjalan kurang lebih 5  jam itu sempat terhalang oleh hujan namun tidak mengurangi semangat pendukung simpatisan yang terus berdatangan untuk mendengar penjelasan dalam rangka mengkater isu-isu yang sementara dimainkan oleh kelompok lawan.

Pewarta : JD
beta punya cerita