Header Ads Widget

Ticker

6/recent/ticker-posts

Sri Mulyani : Penyaluran BLT Dana Desa dari 3 Bulan Naik Menjadi 6 Bulan Dengan Total Rp. 2.700.000 Per KK

Menteri Keuangan
Sri Mulyani

Kabarsorsel.com, dalam rangka penanggulangan dampak Covid-19 bagi masyarakat di seluruh Indonesia maka pemerintah melalui menteri keuangan mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 50/PMK.07/2020 Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 205/PMK.07/2019 Tentang Pengelolaan Dana Desa. Peraturan menteri keuangan ini ditetapkan di Jakarta pada tanggal 19 Mei 2020.

Kita ketahui bersama bahwa peraturan menteri keuangan tentang pengelolaan dana desa telah mengalami dua kali perubahan hingga kini untuk itu ada beberapa ayat yang mengalami perubahan pada PMK ini.

Pada ketentuan ayat (5), dan ayat (6) pasal 32A PMK Nomor 205/PMK. 07/2019 yang menjelaskan tentang besaran BLT dana desa mengalami perubahan sehingga pada ayat (5) dan ayat (6) PMK Nomor 50/PMK.07/2020 berbunyi sebagai berikut :

ayat (5) berbunyi : "Besaran BLT desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan sebesar :
a. Rp. 600.000,00 (enam ratus ribu rupiah) untuk bulan pertama sampai dengan bulan ketiga per keluarga penerima manfaat;
b. Rp. 300.000,00 (tiga ratus ribu rupiah) untuk bulan keempat sampai dengan bulan keenam per keluarga penerima manfaat."

Sedangkan ayat (6) berbunyi : "Pembayaran BLT dana desa sebagaimana dimaksud pada ayat (5) dilaksanakan selama 6 (enam) bulan paling cepat bulan April 2020."

Foto PMK No.40/PMK.07/2020
Pasal 4, 5 dan pasal 6

Pasal 5 menjelaskan tentang besaran dana BLT desa yang awalnya hanya Rp. 600.000 per Kepala Keluarga diubah  dan ditambahkan lagi Rp. 300.000 per Kepala Keluarga maka total besaran BLT dana desa yang akan diterima adalah Rp. 2.700.000 per Kepala Keluarga.

Semula hanya 3 bulan saja namun dengan adanya perubahan ini maka berubah menjadi 6 bulan dengan rincian sebagai berikut :
1. Rp. 600.000
2. Rp. 600.000
3. Rp. 600.000
4. Rp. 300.000
5. Rp. 300.000
6. RP. 300.000

Klik : baca juga disini

Baca juga : mengapa penerima BLT dana desa tidak boleh main-main dengan peruntukan sasaran penerima BLT dana desa, instruksi menteri desa percepat penyaluran dana desa sebelum tanggal 24 Mei 2020

Sedangkan ayat 6 menjelaskan tentang penambahan jumlah bulan yang awalnya terhitung bulan April sampai dengan bulan Juni maka sekarang diubah dan ditambah tiga bulan lagi yaitu bulan Juli sampai dengan bulan September tahun 2020.

Semoga dengan adanya kebijakan pemerintah melalui penambahan BLT desa selama 6 bulan ini mampu meringankan beban saudara-saudara kita yang kurang mampu di kampung-kampung seluruh Indonesia.

Pewarta : JD