Header Ads Widget

Ticker

6/recent/ticker-posts

Utamakan Kedewasaan Dalam Berpolitik Di Pilkada Sorsel 2020

Kabarsorsel.com

Teminabuan : “Tensi politik mulai menghangat. Sebagai politisi, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, mahasiswa, Mari kita sama-sama bertanggungjawab untuk menjaga keamanan di daerah kita, dengan mengedepankan politik yang santun dan bermartabat. 

Salah seorang aktivis pemuda, stepanus sremere, mengharapkan kedewasaan masyarakat dalam menyikapi dinamika politik menjelang pemilihan kepala daerah kabupaten sorong selatan, harus menghargai pandangan dan pilihan politik masing-masing. 

Dirinya menuturkan, Calon kandidat kepala daerah dan wakil kepala daerah serta pimpinan partai politik pengusung pilkada di sorong selatan harus memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat, dan harus juga bertanggung jawab untuk mengarahkan masing-masing tim sukses dan basis masa pendukung supaya tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang menyesatkan, sebab justru membiarkan itu yang nantinya akan menimbulkan konflik, harusnya pilkada sebelumnya menjadi catatan dan evaluasi kita dalam berpolitik di pilkada 2020 ini. jelas Stepanus. 

Stepanus, menghimbau kepada Komisioner KPU tidak perlu takut terhadap ancaman dan tekanan politik “

Saya menghimbau kepada komisioner KPU tidak perlu takut terhadap ancaman dan tekanan politik dari kandidat manapun, dalam pelaksanaan pilkada di sorsel. KPU harus mengikuti aturan perundang-undangan yang berlaku dan jangan terpengaruh untuk melanggar aturan yang sudah ditetapkan atau ikut terlibat dalam politik praktis, sebab pilkada sorsel akan berjalan baik dan tidaknya ditentukan oleh Penyelenggara dalam hal ini KPU sebagai pelaksana teknis, 

Bawaslu sebagai pengawas pilkada dan pihak keamanan. tutur stepanus
Bawaslu sorsel memiliki tugas sangat berat sehingga jangan anggap sepeleh dengan situasi politik yang ada disorsel, harus menjaga marwah nama baik lembaga Bawaslu sebagaimana hadir untuk memberikan jaminan kenyamanan bagi peserta politik dan masyarakat, oleh karenanya, dilarang ikut bermain politik atau tidak berpihak ke kanidat manapun, fokus pada tugas dan fungsinya sebagai badan pengawas pemilu, pengawasan harusnya menjadi kunci untuk mencegah dan meminimalisir potensi konflik pelanggaran pilkada. Sambung stepanus 


 “Slogan bawaslu yaitu 'Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu'. Slogan ini harusnya membangkitkan roh yang menggerakan semangat dan keseriusan kerja-kerja bawaslu dalam pencegahan dan penindakan tetapi juga  Bawaslu dalam meningkatkan partisipasi masyarakat untuk turut mengawasi pemilu. tandas stepanus

 “Berada dalam politik seperti menjadi pelatih sepak bola. anda harus cerdas untuk memahami permainan dan strategi permainannya, untuk meraih kemenangan” ***

Pewarta : CS/RED