Header Ads Widget

Ticker

6/recent/ticker-posts

Surat Protes Terbuka Kepada Yorrys Raweyai



Kepada Yang Terhormat,

Yorrys Raweyai

Senator [DPD] Papua

Di Jakarta

Perihal: SEGERA MINTA MAAF KEPADA SELURUH RAKYAT PAPUA DARI SORONG-MERAUKE, LEBIH KHUSUS RAKYAT WILAYAH MEEPAGO DAN LAPAGO.

Shalom!

Yang terkasih Yorrys Reweyai, saya respek pak Yorrys sebagai tokoh dan politisi senior kebanggan rakyat Papua, tapi dengan surat terbuka ini, saya menyampaikan PROTES KERAS mewakili rakyat dari wilayah Meepago dan Lapogo atas pernyataan Saudara pada TVOne tanggal 3 Desember 2020 yang menyatakan bahwa anggota ULMWP dan KNPB hanya dari wilayah Meepago dan Lapago.

Pernyataan ini bertolak belakang dengan Buku yang berjudul: MENGAPA PAPUA INGIN MERDEKA [Yorrys TH Raweyai:2002] sangat menarik direfleksikan untuk memastikan bahwa ULMWP dan KNPB hanya dari wilayah Meepago dan Lapago.

Yorrys mengabadikan: “…Terianus Aronggear dan kawan-kawan juga melakukan gerakan bawah tanah dengan membentuk Organisasi Menuju Papua Merdeka. Sejak tanggal 20 Juli 1963, Teriamus yang juga seorang guru SD YPK di Manokwari, beberapa kali melakukan pertemuan rahasia untuk menentang penyelenggaraan Pepera. Bahkan pada 16 April 1965, Terianus bersama Kaleb Taran, Manuel Horota, Manuel Watofa, Zeth Rumbewas, Yulianus Wanma dan Melianus Sawaki, mengibarkan bendera Papua Barat dan menyanyikan lagu ‘Hai Tanahku Papua.”

Lebih lanjut Yorrys memeteraikan: “Pembentukan Pasukan gerilya OPM[Organisasi Papua Merdeka]baru dilakukan pada 1 April 1965 ketika Ferdinand Awom mengumpulkan sejumlah mantan anggota PVK untuk memberikan latihan militer kepada pemuda non PVK. Beberapa nama yang tergabung dalam pasukan gerilya tersebut antara lain: Jemmy Marthen Wambrauw, Silas Wompere, Alberth Arumisare, Johanes Djambuane, Julinus Wanma, Arman Manggara, Loth Baseren, Simsom.Wanma, A.Rumparpan, Philipus Wambrauw, Fredy Prawar, Esou Opor, dan Hanok Wabia” [2002:100].

Nama-nama para pahlawan ini dikutip dengan tujuan, bahwa perjuangan nasib rakyat dan bangsa West Papua yang mencapai 57 tahun sejak 1963 bukan hanya milik Meepago dan Lapago. Dalam karya ini dengan jelas diabadikan, bahwa Perjuangan untuk Papua Barat Merdeka adalah perjuangan seluruh rakyat dan bangsa West Papua dari pesisir Pantai sampai Pegunungan dari Sorong-Merauke.

Jadi, pertanyaan saya, siapa yang angkat dan percayakan Yorrys Raweyai menjadi mediator dialog Jakarta-Papua? Yorrys Raweyai sampaikan ULMWP dan KNPB itu hanya dari wilayah Lapago dan Meepago. Pikiran yang sudah buat dikotomi dan memecah belah atau adu-domba orang asli Papua seperti ini tidak pantas berperan sebagai mediator.

Rakyat wilayah Meepago dan Lapago, bahkan seluruh rakyat dan bangsa West Papua dari Sorong-Merauke menunggu permintaan maaf terbuka.

Tuhan memberkati.

Ita Wakhu Purom, Minggu, 6 Desember 2020

Presiden Persekutuan Gereja-gereja Baptis West Papua,

Gembala Dr. Socratez S.Yoman,MA

Contak person: 08124888458

beta punya cerita

Post a comment

0 Comments